PEMBELAJARAN BIOLOGI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR

Yokhebed Yokhebed

Sari


Penelitian ini bertujuan membuat rancangan dan mengimplementasikan model pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan keterampilan proses,  dan mengetahui peningkatan motivasi belajar dan hasil belajar pada mahasiswa yang mengikuti pembelajaran model pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan keterampilan proses sains. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilaksanakan dalam 3 siklus, masing-masing siklus terdiri atas empat tahapan yaitu:  perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tanjungpura Pontianak pada bulan Maret-Juni 2012. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, angket, tes. Uji beda rerata hasil belajar menggunakan uji paired samples T test.

Motivasi dan hasil belajar ranah kognitif, afektif dan keterampilan proses sains (KPS) mengalami peningkatan. Mahasiswa yang memiliki motivasi tinggi Pra Siklus, Siklus I, II, III (31,57%; 63,15%; 68,42%; 79%). Pada ranah kognitif jumlah mahasiswa yang lulus Pra Siklus, Siklus I, II, III (26, 31%; 68,42%; 89,47%; 94,73%). Pada ranah afektif rata-rata nilai pada Pra Siklus, Siklus I, II, III (31,08; 75,20; 82,6; 87,42). Nilai  rata-rata KPS Pra Siklus, Siklus I, II, III (52,81; 58,10; 61,62; 78,38). Dengan demikian disimpulkan: 1) dapat dibuat rancangan model pembelajaran berbasis masalah dengan keterampilan proses sains, 2) model pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan keterampilan proses sains dapat diterapkan pada mahasiswa Pendidikan Biologi semester II mata kuliah Pengetahuan Lingkungan, 3) dapat meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP UNTAN semester II pada mata kuliah Pengetahuan Lingkungan Tahun Akademik 2011/2012. 4) terdapat perbedaan signifikan Keterampilan Proses Sains  antara siklus II  dan siklus III (sign = 0,000); 5) terdapat perbedaan signifikan hasil belajar kognitif antara Siklus I dan Siklus II (sign = 0,000); 6) terdapat perbedaan signifikan hasil belajar ranah afektif antara Pra Siklus dan Siklus I (sign = 0,000) , Siklus I dan Siklus II (sign = 0,000), Siklus II dan Siklus III (sign = 0,000).

Kata kunci: Pembelajaran Berbasis Masalah, Pendekatan Keterampilan Proses Sains,  Motivasi Belajar, Hasil Belajar

Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.