Strategi Pengelolaan Lingkungan Akibat Dampak Penambangan Breksi Batuapung di Desa Segoroyoso, Kecamatan Pleret, Kabupaten BantulProvinsi DIY

Agus Candra, Sri Budiastuti, Sunarto Sunarto

Sari

aneka ragam manfaat dan khasiat sejuta manfaat artikel unik sejarah kerajaan

Sumberdaya alam merupakan salah satu modal dasar dalam pembangunannasional. Sumberdaya alam di Indonesia cukup banyak dan melimpah sehingga terkadangsebagian dieksploitasi secara besar-besaran untuk kebutuhan pembangunan. Salah satukegiatan yang dilakukan dalam memanfaatkan sumberdaya alam untuk kebutuhanpembangunan tersebut adalah penambangan breksi batuapung. Pertambangan merupakansalah satu upaya untuk memanfaatkan sumberdaya alam dengan melakukan suatukegiatan mulai dari tahap pencarian, penggalian, pengolahan hingga tahap pemasaranhasil tambang. Dampak yang dapat ditimbulkan akibat dari kegiatan penambangan breksibatuapung adalah dapat merusak komponen-komponen lingkungan, seperti : abiotik,biotik, dan perubahan kultur masyarakat setempat

Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang bermaksudmendeskripsikan dampak dari kegiatan penambangan breksi batuapuang di DesaSegoroyoso. Penentuan sampel untuk kondisi lingkungan fisik daerah penambangandilakukan pengukuran dan pengamatan 10-20 titik sampel dengan jarak 20m-40m yangterbagi kedalam 3 lokasi penambangan sesuai dengan keadan kondisi fisik penambanganbreksi batuapung. sedangkan Untuk penentuan dampak sosial ekonomi penambanganbreksi batuapung dilakukan dengan mewancarai para penambang yang ikut terlibatdalam penambangan, responden yang akan diteliti dengan menggunakan metodeStratified Random Sampling. Teknik analisis data meliputi analisis pengharkatan denganmengacu kepada keputusan Gubernur DIY nomor 63 tahun 2003 dan analisis SWOT.Hasil penelitian menujukan telah terjadi kerusakan lingkungan fisik meliputikerusakan sedang dengan (harkat 2), untuk dampak sosial ekonom terjadinya terciptanyalapangan pekerjaan, meningkatkan peluang usaha dan peningkatan pendapatan masyarakatpenambang, adanya pemasukan bagi pemilik lahan, terjadinya konflik para penambangdengan masyarakat. Berdasakan analisis swot ada empat strategi untuk pengelolaanlingkungan pertambangan di Desa Segoroyoso yaitu: memanfatkan seluruh kekuatan untukmerebut dan memamfatkan peluang sebesar-besarnya, dengan menggunakan kekuatanyang dimiliki untuk mengatasi ancaman, memamfaatkan peluang yang ada dengan cara meminimalkan kelemahan yang ada, dan berusaha meminimalkan kelemahan yang adaserta menghindari ancaman.


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


-- Jurnal Ilmiah Lingkungan Hidup --